0

Pantau Kesehatan Vagina Melalui Keputihan


Oleh Innes Sabatini | ghiboo.com – 8 jam yang lalu

Keputihan yang normal menandakan fungsi tubuh yang sehat, sekaligus menjadi cara tubuh untuk membersihkan dan melindungi vagina.

Namun, harus tetap diwaspadai. Jumlah dan warna cairan yang abnormal dapat mengindikasikan adanya ketidakberesan dalam kesehatan wanita.
Kuning kejuWarna putih kekuningan menunjukkan adanya infeksi jamur. Jaga zona V Anda karena rawan terhadap serangan jamur, yang suka lingkungan yang hangat, gelap dan lembab. Kondisin ini sangat umum terjadi pada wanita yang sedang hamil, menderita diabetes atau mengonsumsi antibiotik.
Kecoklatan. Keluarnya cairan berwarna kecoklatan seperti setelah menstruasi, umumnya dipicu oleh konsumsi pil kontrasepsi. Jika hal ini terjadi terus-menerus, kunjungi dokter kandungan Anda untuk dapat membicarakan mengenai pilihan kontrasepsi lainnya. Namun tetap waspada, karena ada kemungkinan gejala awal masalah polip, fibroid, peradangan dan infeksi serviks.
Kuning. Cairan vagina Anda berwarna kekuningan, gatal, sakit dan berbau? Segera temui dokter! Kondisi ini bisa menandakan adanya gonore (kencing nanah). Jika tidak segera diobati, infeksi dapat menyebar, menyebabkan radang panggul yang sangat nyeri.
Hijau keabu-abuan. Ini merupakan tanda dari kondisi serius, yang disebut trikomoniasis. Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh pasangan yang tidak menggunakan kondom saat seks. Wanita dengan trikomoniasis umumnya merasakan gatal-gatal atau rasa panas di vagina.
0

Dari hati ke hati part I

Ada banyak kisah dalam kehidupan. Perjuangan dan penderitaan seringkali beriringan. Semua perjuangan dan airmata selalu berakhir dengan senyuman yang melegakan. Sepertinya barisan kalimat - kalimat ini tak cukup meluapkan semua garis kehidupan yang pernah terlewati. Tapi. rasanya aku ingin berkisah bahwa kehidupan ini terkadang tak seindah yang diharapkan. Tapi, ada seorang motivator berpendapat "kehidupan seindah yang diciptakan". Sebelum mendapatkan kalimat itu, terbesit dalam pikiran yang sering menggalau ini ternyata benar adanya. Sebelumnya hati ini terlalu yakin "apa yang kita ciptakan itu yang kita dapatkan". Dunia kita ya dunia kita. Tidak ada yang mampu atau berhak mengatur, mengubah, merenggutnya dari kita. Kebahagiaan kita adalah bagaimana kebahagiaan dalam dunia kita ini kitalah yang menciptakan. Namun, seringnya gangguan penyakit hati yang terkadang "kambuh" sewaktu - waktu kita hilang terlalu melepaskan emosi disaat - saat kita sangat lelah terhadap perilaku kehidupan sekitar yang terlalu memaksa kita untuk beradaptasi "membawa" diri kita masuk ke dalam lingkungan diluar dunia yang kita bentuk untuk diterima bukan sebagai manusia individu melainkan manusia sosial. Kadang, kita begitu hanya karena ingin merasa dianggap ada dan mendapatkan hak untuk diakui. Namun, kita tak mungkin mepertahankan keegoisan dalam diri ini hanya karena tujuan tersebut. Berbuat baik semampu yang kita bisa, karena ketulusan dan kejujuran untuk membahagiakan orang disekeliling kita. Demi mengurangi penyakit yang sayangnya manusia biasa seperti kita sering merasakan "kambuh" karena penyakit hati terkadang selalu akut dalam diri kita. Manusia pasti membutuhkan manusia lain. Dan manusia mempunyai cara khas masing - masing pribadi. Hati hanya ingin menyesuaikan mana yang mungkin bisa disesuaikan. Dan hati juga terkadang menolak mana yang tak mungkin disesuaikan. Sekali lagi "Dunia seindah yang kita ciptakan".
0

I love you


Tuesday, September 18, 2012
12:01 AM
Aku menemukanmu tak dengan satu jalan
Banyak orang yang membawamu
Melalui tangan - tangan terdekat yang kau jalani dahulu
Sebelumnya bukan aku, jalan yang kau tuju
Tak pernah kusangka tahun sebelumnya
Bahwa raga yang tak pernah bertatap, mengenal dan dikenal
Tapi dengan takdir yang terputuskan
Aku dan kamu selalu mungkin bersama
Walau banyak yang menentangnya
Tapi, aku telah berani ingkar sejatinya cinta ini memang kamu
Adanya
Dan bila diingat, terlalu rumit waktu menjabarkannya
Rasa sayang ini tak dibangun dengan bahagia awalnya
Tapi dengan takdir yang terputuskan
Aku dan kamu selalu mungkin setia
Menjaga hati yang sangat dikasihi ini
Kasih,,,tak banyak pintaku
Jagalah hatimu untukku dan hatiku untukmu
Sayang,,tak banyak pintaku
Jadikan aku harapan hidupmu
Terakhir dan selalu selamanya
Karena, dunia ini terlalu sulit menemukan sepertimu
Karena, tak mudah hatimu di duniakuTerlalu lemah dayaku melupakanmu
Inginku bersama dan bahagia dengan sayangmu
I love you..
0

JOgja eXotic


@Pantai Gelagah, best sunset view 
***





@Pantai Gelagah, best sunset view 
***






@Pantai Gelagah, best sunset view 
***




@Pantai Gelagah, best sunset view 
***





@Borobudur inside
***




@Borobudur 
***




@Tradisional  house in Kulon Progo







 A relief in borobudur Temple















@Marlioboro



@On the road to Pantai Bugel
***




Pantai Bugel Yogyakarta



in Pantai Bugel Yogyakarta





In Pantai Bugel Yogyakarta

                              
















@Tanah Makam






0

MAYA

Kita bertemu,, bertemu dibatas maya
Yang kadang membuatku bodoh menunggu,,
Yang kadang membuatmu salah mengarti
Sebenarnya apa ini??
Mayaku Mayamu selalu begitu, seandainya bukan
Lalu kapan nyata kan semua nya?
Lalui batas diri diruang semu tak beralih
Tak sedikitpun dilewatkan lingkar maya yang menjadi warna mimpi -mimpi
bayangmu,
Hanya bisa mengukir hingga waktu membangunkanku ditengah tidur bayang maya
Inginkan kau bertanya padaku dimana keberadaan nyataku
Inginkan kedipan ini tak berupa khayalan kesia - siaan
Membodohkan waktu yang kian menyudutkan hati ini..
ditengah - tengah maya, ya Tuhan
jangan pertemukan jika hanya akan jadi mimpi selamanya,
Salah jika kami berharap setelahnya.
by : PM
0

Sikap Guru terhadap Siswa Remaja


:
Masa remaja merupakan masa transisi siswa dari masa kanak – kanak menuju masa dewasa. Banyak tantangan yang dihadapi oleh seorang guru dalam melewati masa – masa ini. Karena siswa masih dalam tahap pencarian jati diri sehingga sering mengalami gejolak pribadi yang tidak menentu. Emosional dan psikologinya juga sangat bergantung terhadap lingkungan sekitarnya. Biasanya masa – masa ini lebih banyak terjadi pada saat masa SMP atau SMA. Pada masa ini juga siswa sedang berkembang untuk menjadi pribadi yang matang dan mandiri, karena penting bagi mereka pada masa ini untuk memikirkan kelanjutan masa depannya. Sehingga diperlukan bimbingan dan arahan dari gurunya masing – masing. Oleh karena itu, kita sebagai guru yang pernah melewati masa remaja juga harus pandai memahami apa yang sebenarnya mereka inginkan dan mereka perlukan, karena memang masa remaja sangat rentan perkembangannya.
Masa remaja (usia 12 sampai dengan 21 tahun) terdapat beberapa fase (Monks, 1985), fase remaja awal (usia 12 tahun sampai dengan 1-0 tahun), remaja pertengahan (usia 15 tahun sampai dengan 18 tahun) masa remaja akhir (usia 18 sampai dengan 21 tahun) dan di antaranya juga terdapat fase pubertas yang merupakan fase yang sangat singkat dan terkadang menjadi masalah tersendiri bagi remaja dalam menghadapinya.
Fase pubertas ini berkisar dari usia 11 atau 12 tahun sampai dengan 16 tahun dan setiap individu memiliki variasi tersendiri. Bisa diperkirakan bahwa [ada umur tesebut siswa lebih banyak menhabiskan waktunya disekolah, dan sangat disayangkan bila ternyata siswa dihadapkan dengan lingkungan sekolah yang suasananya tidak kondusif sekali bagi perkembangan pribadi siswa itu sendiri. Dan bisa terlihat dengan jelas sekali bagaimana siswa kita tersebut dengan perkembangannya pada masa remaja. Sehingga diperlukan sekali peran guru sebagai orang kedua di sekolah, karena peranan kita merupakan tanggung jawab besar yang diberikan oleh orang tua kepada kita akan dibentuk seperti apakah murid kita.
Guru haruslah memahami setiap perubahan yang dialami oleh murid – muridnya. Apapun yang menjadi kegiatan murid merupakan sorotan bagi guru untuk bisa meninjau dan menilai setiap perubahan yang dialami oleh muridnya.Namun, sudah seharusnya bahwa diperlukan pemahaman yang berlandaskan ilmu sosial, psikologi dan moral karena kita tidak begitu dengan mudahnya memutuskan kesimpulan terhadap sikap siswa yang berkaitan dengan perkembangannya sebagai remaja. Karena sebenarnya perkembangan psikis murid kita lebih besar dipengaruhi oleh lingkungan termasuk dari kita sebagai guru, sehingga perlu bagi guru untuk bisa melakukan kontak jiwa terhadap muridnya. Suasana yang diciptakan juga harus lebih transparan dan nyaman karena dengan ini kontak jiwa yang diinginkan dapat tercapai dengan mudah. Karena murid telah nyaman bersama kita, dengan begitu siswa akan terbuka terhadap masalah – masalah yang dialaminya sehingga pemikiran kita mampu mengiringi perkembangan psikologi yang membuat hari – harinya bergolak.
Namun terlepas dari peran guru, juga terdapat pengaruh besar lainnya yang juga mengikuti perkembangan murid – murid kita, yaitu peran orang tua, teman sebaya dan juga segala sesuatu yang berkaitan dengan aktivitas murid. Dari kesemua dukungan, peran keluarga merupakan peran utama yang diperlukan oleh murid selama masa remajanya. Karena keluarga yang paling mengetahui mengenai dirinya secara lebih dan akan lebih mudah memahami keinginan anaknya ketimbang guru di sekolah. Dan peran guru di sini juga terbantu jika adanya hubungan yang baik antara orang tua murid. Karena keterbukaan terhadap permasalahan murid juga tidak datang hanya dari murid tersebut saja tetapi juga dari berbagai kalangan termasuk keluarga.
Sudah menjadi kewajiban bagi guru untuk dapat mendidik anak muridnya untuk memiliki kepribadian dan moral yang baik. Guru sebagai mediator dan fasilitator terhadap hal ini selain itu juga, guru sebagai inspirator artinya bahwa guru merupakan sosok yang ditiru dan menjadi objek utama dari siswanya. Sehingga tidak mengherankan jika kepribadian itu sendiri haruslah dimulai dari gurunya lebih dahulu. Selain itu juga, sekolah juga haruslah mengkondusifkan lingkungan yang baik untuk  mendukung pembentukan karakter yang baik terhadap siswanya. Karena jika lingkungan pun baik maka murid – muridnya juga akan mengiringi lingkungan yang ada.
0

Gallery PKL















Back to Top